Apakah Kesempatan (Untuk Menjadi Kaya) itu Dimonopoli Oleh Orang Tertentu?
Tak seorang pun dipaksa miskin karena kesempatannya dirampas orang lain; tak ada orang lain yang memonopoli kekayaan. Anda mungkin tak bisa masuk ke bisnis tertentu, tapi ada saluran lain yang terbuka bagi anda. Mungkin susah bagi anda membuka usaha perkeretaapian, tapi anda bisa membuka usaha transportasi yang lain.Benar sekali bahwa jika anda pekerja pada pabrik baja, sangat kecil kemungkinannya bagi anda untuk menjadi pemilik pabrik tersebut. Namun jika anda mulai bertindak dalam Cara Tertentu, anda bisa segera meninggalkan pabrik baja itu; anda bisa membeli lahan pertanian dan menjadi produsen bahan makanan. Ada kesempatan besar saat ini yang dimiliki pemilik lahan kecil dan mengolahnya dengan baik; orang seperti ini akan menjadi kaya. Anda bisa bilang bahwa sangat mustahil bagi anda untuk mendapatkan tanah, tapi saya akan membuktikan bahwa itu tidak mustahil, dan anda niscaya akan mendapatkan lahan jika anda bekerja dengan Cara Tertentu.
Pada setiap waktu, gelombang besar kesempatan tercipta di berbagai bidang, mengikuti kebutuhan umat manusia dan tingkat pencapaian evolusi sosial. Saat ini di Amerika (buku ini ditulis 1910—penerj), gelombang besar itu sedang begerak ke arah pertanian dan industri-industri pendukungnya. Sekarang, kesempatan lebih besar terbuka bagi petani ketimbang bagi buruh pabrik. Juga bagi pengusaha yang menyuplai petani ketimbang yang menyuplai buruh pabrik. Dan bagi profesional yang menyiakan kebutuhan petani ketimbang buruh pabrik. Ada kesempatan melimpah bagi mereka yang mengikuti arah gelombang, bukan berenang melawannya.
Jadi para buruh pabrik, baik sebagai pribadi maupun kelompok, tidak kehilangan kesempatan. Para buruh tidak “dihambat” oleh majikan-majikan mereka; mereka tidak, “dilemahkan” oleh para majikan dan kekuatan modal. Sebagai sebuah kelompok, mereka menempati posisi mereka karena mereka tidak melakukan sesuatu dalam Cara Tertentu. Jika para buruh Amerika mau, mereka bisa mengikuti contoh dari saudara-saudara mereka di Belgia dan negara-negara lain, dan membangun pusat perbelanjaan besar dan industri-industri penopangnya. Mereka bisa memilih orang-orang dari kelompok mereka untuk urusan kantor, dan mengeluarkan aturan yang mempermudah perkembangan industri-industri penopang. Dalam beberapa tahun saja mereka bisa meningkatkan diri di lapangan industri. Para buruh akan menjadi pemilik modal jika mereka mulai melakukan sesuatu dalam Cara Tertentu.
Hukum kekayaan berlaku sama bagi setiap orang. Ini yang harus mereka ketahui. Dan mereka akan tetap di tempat semula selama mereka melakukan sesuatu dengan cara mereka selama ini. Namun, seorang individu dari kelas buruh tidak dipaksa tetap jadi buruh berkat sikap abai dan kemalasan mental kelasnya. Ia bisa mengikuti gelombang kesempatan ini untuk menjadi kaya, dan buku ini akan memberi tahu caranya.
Tak seorang pun dipaksa miskin karena terbatasnya persediaan kekayaan. Ada persediaan yang lebih dari cukup untuk semua orang.
Istana sebesar Gedung Putih di Washington bisa dibangun untuk setiap keluarga di muka bumi dengan bahan bangunan dari satu negara Amerika Serikat saja. Dengan pertanian intensif, negara ini bisa memproduksi wol, katun linen, sutra yang cukup untuk memenuhi kebutuhan baju setiap orang di muka bumi lebih baik ketimbang yang dilakukan Nabi Sulaiman dengan seluruh keagungannya. Bersamaan dengan itu, juga ada cukup makanan untuk menyediakan santapan mewah bagi semua.
Persediaan barang-barang yang tampak mata ini tak akan pernah habis; dan persediaan yang tak tampak mata benar-benar tak akan pernah habis. Segala sesuatu yang anda lihat di muka bumi ini diciptakan dari satu bahan asal. Darinya semua benda dihasilkan. Benda-benda baru secara konstan dibuat, dan yang lama menghilang, tetapi semuanya diproses oleh satu bahan asal.
Tak ada habisnya persediaan bahan asal yang tak berbentuk ini. Alam semesta ini pun dibentuk dari bahan asal ini, namun ia tidak habis untuk menciptakan alam semesta ini. Ruang kosong di dalam dan di antara bentuk-bentuk semesta yang tampak mata diisi dan dipenuhi oleh bahan asal ini, substansi tak berbentuk, bahan dasar bagi semua benda. Puluhan ribu kali benda-benda sudah dibuat dan dibuat lagi, dan kita tidak lantas kehabisan bahan asal ini.
Karena itu, tak seorang pun menjadi miskin karena keterbatasan persediaan, atau karena tidak ada lagi yang tersedia untuknya.
Alam semesta adalah gudang kekayaan yang tak ada habisnya. Bahan asal merupakan sesuatu yang hidup dengan energi kreatif dan secara konstan ia menghasilkan benda-benda lebih banyak lagi. Bila persediaan bahan bangunan habis, persediaan lebih banyak akan dihasilkan lagi. Bila persediaan tanah habis hingga bahan makanan dan pakaian tak bisa ditumbuhkan lagi di atasnya, ia akan diperbarui atau akan ada tanah baru lagi diciptakan. Bila semua emas dan perak telah tergali dari perut bumi, dan peradaban manusia masih membutuhkan emas dan perak, maka akan diciptakan lebih banyak lagi emas dan perak dari bahan asal tersebut.
Substransi tak berbentuk ini merespons kebutuhan manusia; ia tidak akan membiarkan manusia hidup tanpa benda-benda yang layak. Ini berlaku bagi semua orang. Umat manusia pada dasarnya kaya dan berkelimpahan. Jika ada orang-orang yang miskin, itu karena mereka tidak mengikuti Cara Tertentu yang telah membuat orang-orang lain menjadi kaya.
Bahan asal yang tak berbentuk itu cerdas, ia bisa berpikir. Ia hidup, dan selalu mendukung kehidupan yang lebih baik. Setiap makhluk hidup memiliki dorongan alami untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Pikiran memiliki dorongan alami untuk memperluas dirinya sendiri. Dan kesadaran memiliki sifat alami untuk memperluas batas-batasnya dan menemukan ekspresi yang lebih sempurna. Semua bentuk di alam semesta ini diciptakan dari bahan asal, substansi tak berbentuk yang hidup, yang menjelmakan dirinya ke dalam suatu bentuk demi pengungkapan diri yang lebih sempurna.
Alam semesta adalah kehidupan mahabesar, yang selalu bergerak menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih sempurna. Dunia dibentuk untuk kemajuan hidup; motif terbesarnya adalah meningkatkan kehidupan. Untuk itu, ia menyediakan secara berlimpah segala sesuatu yang menunjang peningkatan kehidupan. Anda tidak menjadi miskin karena terbatasnya persediaan kekayaan.
Saya akan menunjukkan lebih lanjut bagaimana substansi tak berbentuk, bahan asal segala sesuatu, bergerak mengikuti keinginan orang yang bertindak dan berpikir dalam Cara Tertentu.
No comments:
Post a Comment